Rabu, 15 Februari 2012

Perang Dunia II


Perang Dunia II



PERANG DUNIA II (1939-1945)


LATAR BELAKANG


A.SEBAB-SEBAB UMUM
1. Kegagalan Liga Bangsa-Bangsa dalam menjalankan tugasnya.
2. Munculnya politik alinasi (politik mencari kawan).
3. Kekacauan dalam bidang ekonomi.
4. Munculnya paham ultranasionalisme
5. Jerman tidak mengakui lagi Perjanjian Versailles.
6. Pertentangan faham
7. Perlombaan senjata
8. Munculnya negara-negara fasis

B. SEBAB KHUSUS
1. Sebab Khusus PD II Di Kawasan Eropa
Menurut Perjanjian Versailles wilayah Prusia Timur (Jerman) dipisahkan dari Jerman dengan dibentuknya negara Polandia (jalan keluar Jerman menuju ke laut). Di tengah-tengah negara Polandia terletak kota Danzig yang dituntut oleh Jerman, karena penduduknya adalah bangsa Jerman. Sedangkan Polandia menolak untuk menyerahkan kota Danzig, bahkan Polandia menjalin hubungan dengan mengadakan perjanjian dengan Inggris, Perancis, Rumania dan Yunani dengan suatu keputusan untuk saling menjamin kemerdekaan masing-masing negara. Hitler menjawab dengan mengadakan Perjanjian Jerman-Rusia (23 Agustus 1939), yaitu perjanjian non-agresi, di mana kedua negara tidak akan saling menyerang. Pada tanggal 1 September 1939, Jerman menyerang Polandia dan meletuslah Perang Dunia II. Selanjutnya tanggal 3 September 1939 Inggris dan Perancis mengumumkan perang kepada Jerman.
2. Sebab Khusus PD II Di Kawasan Asia Timur
Pada tanggal 8 Desember 1941, Pearl Habour diserang oleh Jepang dan pada tanggal 9 Desember 1941 Amerika Serikat mengumumkan perang kepada Jepang. Tanggal 11 Desember 1941 Jerman dan Italia mengumumkan perang kepada Amerika Serikat, sehingga perang meluas dan meliputi seluruh dunia.

JALANNYA PERANG
Dibagi menjadi tiga periode:
1. Periode Permulaan (1939-1942) pihak poros (Jerman) menang dan pihak sekutu kalah.
2. Turning Point, (saat-saat membalik) (tahun 1942).
3. Periode terakhir (1943-1945) pihak blok poros (Jerman) berhasil dikalahkan oleh pihak sekutu.
Sebelum terjadi PD II pada 1939, Jerman, Italia dan Jepang membentuk Pakta Anti Komintern pada November 1936. Tujuannya adalah untuk mencegah bahaya komunis dari Uni Soviet. Kemudian pada September 1938, jerman, Italia, Inggris dan Perancis mengikuti konferansi Munich. Pada Konferensi Munich disepakati bahwa milayah SUdeten di Cekoslovakia yang penduduknya mayoritas Jerman menjadi bagian dari Jerman dengan syarat Jerman tidak melakukan agresi dan mau mengakui integritas Negara-negara lain, serta bersama-sama mencegah bahya komunis dan menciptakan perdamaian.
Jerman ternyata mengingkari hasil Konferensi Munich. Pada 1939, Jerman menyerang Cokoslovakia dan Memel di Baltik. Iggris dan perancis menilai tindakan Jerman sebagai penghianatan. Bahkan, Jerman juga menuntut agar Danzig di Polandia juga diakui menjadi wilayahnya. Untuk mewujudkan keinginannya, Jerman mengadakan perjanjian rahasiadengan Uni Soviet tentang Pakta Non Agresi. Isinya menyepakati bahwa Jerman dan Uni Soviet tidak akan saling menyerang.
Setelah adanya Pakta Non Agresi, Jerman mengultimatum Polansia agar menyerahkan Danzig, tetapi POlandia menolaknya. Jerman kemudian menyerang Danzig pada 1 September 1939. karena tindakannya itulah Inggris dan Perancis kemudian menyatakan perang kepada Jerman.
Wilayah peperangan pada PD II dikelompokkan menjadi 3, yaitu:
  1. Front Eropa
Penyebab perang di Front Eropa adalah serangan Jerman ke Danzig, Polandia. Pasukan yag dipimpin oleh Augus von Mackensen berhasil menduduki, Denmark, Belanda, Belgia, Luxemburg dan Perancis. Keberhasilan Jerman tersebut menyebabkan Italia juga ikkut melakukan ekspansi. Italia kemudian menyerang Yunani dan Yugoslavia, namun ternyata kalah. Dan setelah mendapat bantuan dari Jerman akhirnya Italia dapat memenangkan perang.
Karena merasa semakin kuat, Jerman makin berambisi unutk menguasai daerah-daerah yang lain. Akhirnya Jerman melakukan penyerangan ke Uni Soviet tahun 1941. Serangan itu melanggar Pakta Non Agresi, sehingga Uni Soviet melakukan serangan balasan dan berhasil, mengalahkan Jerman di Stalingrad. Ini merupakan kekalahan Jerman yang pertama yang kemudian diikuti oleh kekalahan-kekalahan selanjutnya.
PD II menglami The Turning Point (masa titik balik) pada tahun 1942. Setelah Jerman mengalami kekalahan di Stalingrad, Sekutu melakukan serangan ke berbagai wilayah yang diduduki Jerman. Sekutu  semakin kuat setelah Amerika Serikat dan Uni Soviet bergabung. Sekutu melakukan serangan besar-besaran pada 6 Juni 1944 (dikenal sebagaiD-Day) setelah mendaratkan pasukannya di Normandia di bawah pimpinan Jenderal D. D. Eisenhower. Sekutu dengan cepat mempu membebaskan Negara-negara di Eropa Barat. Jerman akhirnya berhasil dikalahkan dan menyerah pada 7 Mei 1945.
  1. Front Afrika
PD II di Front Afrika terjadi antara Jerman dan Italia melawan Inggris dan sekutunya. Italia menyerang Mesir dan kawasan Afrika Utara pada tahun 1940 namun berhasil digagalkan oleh Inggris.
Jerman yang ingin menguasai terusan Suez kemudian mengirim bantuan pasukan kepada Italia dan akhirnya berhasil memasuki Mesir. Namun karena pada saat itu Jerman juga harus melawan Uni Soviet maka Jerman tidak dapat sepenuhnya mambantu Italia di Mesir. Keadaan itu dimanfaatkan oleh Inggris untuk menyerang Italia dan berhasil memenangkan peperangan pada tahun 1942 di El-Alamien (perbatasan Libya – Mesir) tahun 1943 Inggris berhasil membebaskan kawasan Afrika dari pendudukan  Jerman dan Italia.
  1. Front Asia Pasifik
Penyebab PD I di Front Asia Pasifik adalah akibat serangan Jepang ke Pearl Harbour, Amerika Serikat pada 7 Desember 1941. Tindakan Jepang itu menyebabkan Amerika Serikat terlibat dalam PD II di Front Asia Pasifik (Jepang menyebutnya dengan perang Asia Timur Raya)selain itu Jepang juga menyerang Negara-negara di kawasan Asia Pasifik yang dikuasai Sekutu. Jepang berhasil menguasai Filipina, Indonesia, Malaysia, Singapura dan Birma. Bahkan tanggal 27 Februari 1942 Jepang berhasil menduduki pertahanan Sekutu di Jawa.
Jepang mulai dikalahkan sejak pertempuran di Laut Karang. Dengan dipimpin oleh Jenderal Dauglas Mac Arthur dan Laksamana Chester W. Nimit sekutu berhasil menyerbu Jepang dan mendesaknya sampai ke Pulau Okinawa. Pasukan amerika Serikat tersebut menggunakan siasat Loncat Katak untuk menyerang Jepang yaitu siasat penyerangan melompat-lompat menyerang daerah yang lemah. Pada Agustus 1945 Kota Nagasaki dan Heroshima di bom atom oleh Amerika Serikat. Dan pada tanggal 15 Agustus Jepang menyerah tanpa syarat kepada sekutu. Penyerahan resmi Jepang dilakukan pada tanggal 2 September 1945 yag dilakukan di kapal Missouri di teluk Tokyo.

AKHIR PERANG
Perang berakhir dengan Sekutu mendaratkan pasukan di Pantai Normandia, 6 Juni 1944, Jerman menyerah pada Sekutu Mei 1945 setelah kematian Hitler, tanggal 6 dan 9 Agustus 1945 Hiroshima dan Nagasaki di bom atom oleh AS, dan pada 14 Agustus 1945, Jepang menyerah tanpa syarat pada Sekutu. Setelah Perang Dunia II berakhir, maka negara-negara yang terlibat dalam perang itu, baik yang menang perang maupun yang kalah perang menempuh upaya perdamaian. Upaya perdamaian itu dilakukan dengan perjanjian perdamaian. Berbagai perjanjian perdamaian yang pernah dilakukan diantaranya Konferensi Postdam, Perjanjian Perdamaian Sekutu dengan : Jepang, Italia, Austria, dan Hongaria-Bulgaria-Romania-Finlandia.
A. perjanjian Postdam
perjanjian ini terjadi antara Uni Soviet (diwakili Losif Stalin), Britania Raya (diwakili Clement Richard Attle) dan Amerika Serikat (Harry S. Truman) di Postdam, Jerman tanggal 17 Juli hingga 2 Agustus 1945.
Isi perjanian Postdam:
  1. Kota Danzig dikembalikan kepada Polandia.
  2. Wilayah Jerman dibagi menjadi 2 yaitu Jerman Barat dibawah kekuasaan Sekutu dan Jerman Timur dibawah kekuasaan Uni Soviet.
  3. Angkatan perang Jerman harus dikurangi.
  4. Jerman membayar ganti rugi perang kepada Sekutu
  5. Tokoh-tokoh Nazi diadili sebagai penjahat perang.

B.perjanjian Paris

Perjanjian ini dilakukan antara Sekutu dengan Italia. Hasilnya antara lain:
  1. Daerah Italia diperkecil
  2. Italia membayar ganti rugi perang
  3. Semua daerah jajahan Italia di Afrika Utara diambil Inggris
  4. Abbessynia dan Albania dimerdekakan kembali
  5. Trieste menjadi Negara merdeka di bawah PBB

C.pertemuan di Kapal Missouri

pertemuan itu terjadi antara Sekutu dengan Jepang pada 2 September 1945. Hasilnya adalah pernyataan penyerahan tanpa syarat Jepang kepada Sekutu.

D. perjanjian San Fransisco
perjanjian ini antara Jepang dengan Sekutu, hasilnya adalah:
  1. Kepulauan Jepang dalam pengawasan tentara pendudukan Amerika Serikat
  2. Kepulauan Kuril dan Sakhalin diserahkan kepada Uni Soviet. Manchuria dan Taiwan diserahkan kepada Cina. Dan kepulauan-kepulauan Jepang di asia Psifik diserahkan kepada Amerika Serikat.
  3. Korea akan dimerdekakan, akan tetapi untuk sementara bagian selatan Korea akan dikuasai Amerika Serikat sedangkan bagian utara Korea akan dikuasai oleh Uni Soviet.
  4. Jepang akan membayar ganti rugi perang dan tokoh-tokoh fasisnya akan diadili sebagai penjahat perang.


DAMPAK PD II


A. Dampak Politi
  1. Amerika Serikat dan Uni Soviet berkembang menjadi Negara Super Power / Adikuasa
  2. Lahirnya Negara-negara baru yang memerdekakan diri dari penjajahan. Nasionalisme di Asia berkobar dan timbul Negara-negara merdeka seperti Indonesia (17 Agustus 1945), Filipina (4 Juli 1946), India dan Pakistan Dominion (15 Agustus 1947) dan India merdeka penuh 26 Januari 1950, Birma (4 Januari 1948) dan Ceylon (dominion 4 Februari 1948).
  3. Munculnya politik mencari kawan atau aliansi yang dibentuk berdasarkan kepentingan keamanan bersama misalnya NATO, METO, SEATO
  4. Munculnya politik memecah belah Negara misanya:
  5. Jerman dibagi menjadi dua Negara (Jerman Barat dan Jerman Timur)
  6. Korea dibagi menjadi dua (Korea Utara dan Korea Selatan)
  7. Indo-Cina dibagi menjadi tiga Negara, yaitu Laos, Kamboja dan Indo-Cina
  8. India dibagi menjadi India dan Pakistan
  9. Negara-negara imperialis dan kolonialis mengalami perlawanan dari nasionalisme yang berkembang di Asia dan Afrika
  10. Lahirnya organisasi perdamaian dunia United Nations Organization (UNO) atau Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) tanggal 24 Oktober 1945
  11. Muncul perang dingin

B. 
Dampak Ekonomi

  • Perekonomian dunia hancur dan fasilitas kehidupan masyarakat mengalami kehancuran
  • Muncul negara-negara donator (negara-negara yang memberi bantuan baik ekonomi maupun militer)
  • Jepang dan Jerman berkembang sebagai negara industri
  • Amerika serikat muncul menjadi negara kreditur


      C. 
      Dampak Sosial
  • Terdapat jutaan korban jiwa
  • Meningkatnya kemiskinan dan kelaparan masyarakat
  • Muncul wabah penyakit
  • Peran cendikiawan semakin pentin
  • Muncul lembaga-lembaga social untuk membantu para korban perang


Anggota Sekutu

  1. Polandia: 1 September 1939
  2. Kerajaan Inggris: 3 September 1939 (Termasuk Kerajaan India & Negara Koloni)
  3. Perancis: 3 September 1939
  4. Australia: 3 September 1939
  5. Selandia Baru: 3 September 1939
  6. Nepal: 4 September 1939
  7. Afrika Selatan: 6 September 1939
  8. Kanada: 10 September 1939
  9. Norwegia: 9 April 1940
  10. Belgia: 10 Mei 1949
  11. Luksemburg: 10 Mei 1940
  12. Belanda: 10 Mei 1940
  13. Yunani: 28 Oktober 1940
  14. Kerajaan Yugoslavia: 6 April 1941
  15. Uni Soviet: 22 Juni 1941
  16. Tannu Tuva: 25 Juni 1941
  17. Panama: 7 Desember 1941
  18. Kosta RiKa: 8 Desember 1941
  19. Republik Dominika: 8 Desember 1941
  20. El Salvador: 8 Desember 1941
  21. Haiti: 8 Desember 1941
  22. Honduras: 8 Desember 1941
  23. Nikaragua: 8 Desember 1941
  24. Amerika Serikat: 8 Desember 1941
  25. China: 9 Desember 1941
  26. Guatemala: 1941, 9 Desember 1941
  27. Kuba: 9 Desember 1941
  28. Cekoslowakia : 16 Desember 1941
  29. Meksiko: 22 Mei 1942
  30. Brazil: 22 Agustus 1942
  31. Ethiopia: 14 Desember 1942
  32. Irak: 17 Januari 1943
  33. Bolivia: 7 April 1943
  34. Iran: 9 September 1943
  35. Italy: 13 Oktober 1943(sebelumnya anggota Kekuatan Poros)
  36. Kolombia: 26 November 1943
  37. Liberia: 27 Januari 1944
  38. Romania: 25 Agustus 1944(formerly a member of the Axis)
  39. Bulgaria: 8 September 1944(formerly a member of the Axis)
  40. San Marino: 21 September 1944
  41. Albania: 26 October 1944
  42. Hungaria: 20 January 1945(formerly a member of the Axis)
  43. Bahawalpur: 2 February 1945
  44. Ekuador: 2 February 1945
  45. Paraguay: 7 February 1945
  46. Peru: 12 February 1945
  47. Uruguay: 15 February 1945
  48. Venezuela: 15 February 1945
  49. Turki: 23 February 1945
  50. Libanon: 27 February 1945
  51. Arab Saudi: 1945 March
  52. Argentina: 27 March 1945
  53. Chili: 11 April 1945
  54. Mongolia: 9 August 1945
Negara-negara Poros adalah negara-negara yang menentang pihakSekutu selama Perang Dunia II. Ada 3 negara utama dalam kekuatan poros yaitu; Nazi JermanItalia dan Kekaisaran Jepang. Pada puncak kejayaan mereka, Kekuatan Poros menguasai dominasi daerah yang sangat luas di EropaAsiaAfrika dan Oseania/Pasifik. Tetapi Perang Dunia II berakhir dengan kekalahan mereka. Seperti pihak Sekutu, keanggotaan Negara-negara Poros tidak tetap, dan beberapa negara bergabung dan kemudian meninggalkan Negara-negara Poros selama perang berlangsung.

// Anggota Negara-negara Poros yang utama

  1. Jerman, di bawah Adolf Hitler
  2. Italia, di bawah Benito Mussolini
  3. JepangHideki Tōjō dan Kaisar Shōwa (Hirohito)

Anggota Negara-negara Poros minoritas

  1. Bulgaria
  2. Hongaria
  3. Yugoslavia
  4. Finlandia
  5. Thailand
  6. Rumania

Negara Boneka Jepang

  1. Manchukuo
  2. Mengjiang (bagian wilayah di Mongolia]]
  3. Nanking (bagian wilayah di Tiongkok)
  4. Burma
  5. Filipina
  6. India

Negara boneka Italia

  1. Albania
  2. Ethiopia

Negara boneka Jerman

  1. Serbia
  2. Republik Sosial Italia

Negara lainnya yang berkoalisi

  1. Negara Merdeka Kroasia
  2. Perancis Vichy
  3. Spanyol
  4. Denmark

Bekas anggota blok poros

Sebelum kita melanjutkan pada materi berikutnya jawablah pertanyaan berikut untuk mengetahui seberapa besar pemahaman kalian.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar