Senin, 20 Februari 2012

Puasa dan pantang Bagi umat Katolik





.
Ga terasa bentar lagi kita kan masuk masa prapaskah nih..
Waktu cepet banget berlalu ya... Perasaan baru kemarin kita sebagai umat kristiani merayakan natal, eh.. udah mau paskah aja.. hhha...
Ehm, pasti masih bingung kan, bagaimana sih berpuasa dan berpantang bagi umat Katolik?
Bingung ya,,?? Biar ga bingung dan salah jalan, yuk kita cari tahu..,,
Semoga bermamfaat ya kawan ..
Cekidot.. (^_~)





1. Masa Prapaskah diawali dan penandaan abu pada dahi kita pada Hari Rabu Abu. Selama masa Prapaskah, kita sebagai umat katolik akan melakukan pertobatan dengan menjalankan puasa dan pantang. 








2. Pada hari Rabu Abu dan jumat Agung, semua umat beragama katolik diwajibkan berpantang dan berpuasa. Dan setiap hari Jumat lainnya selama masa Prapaskah diwajibkan berpantang. Yang wajib berpuasa ialah semua orang Katolik yang berusia 18 tahun sampai awal tahun ke-60. Yang wajib berpantang ialah semua orang Katolik yang berusia genap 14 tahun ke atas.

3. Puasa (dalam arti yuridis) berarti makan kenyang hanya sekali sehari.Puasa minimal dalam setahun adalah Hari Rabu Abu dan Jumat Agung, namun bagi yang dapat melakukan lebih, silakan juga berpuasa dalam ketujuh hari Jumat dalam masa Prapaska (atau bahkan setiap hari dalam masa Prapaska).
Upss, ada ketentuannya nih dalam berpuasa, apa ya? kita simak yuk..
  • Waktu berpuasa, kita makan kenyang satu kali, dapat dipilih sendiri pagi, siang atau malam. Harap dibedakan makan kenyang dengan makan sekenyang-kenyangnya. Karena maksud berpantang juga adalah untuk melatih pengendalian diri, maka jika kita berbuka puasa/ pada saat makan kenyang, kita juga tetap makan seperti biasa, tidak berlebihan. Juga makan kenyang satu kali sehari bukan berarti kita boleh makan snack/ cemilan berkali-kali sehari. Ingatlah tolok ukurnya adalah pengendalian diri dan keinginan untuk turut merasakan sedikit penderitaan Yesus, dan mempersatukan pengorbanan kita dengan pengorbanan Yesus di kayu salib demi keselamatan dunia
  • Maka pada saat kita berpuasa, kita dapat mendoakan untuk pertobatan seseorang, atau mohon pengampunan atas dosa kita. Doa-doa seperti inilah yang sebaiknya mendahului puasa, kita ucapkan di tengah-tengah kita berpuasa, terutama saat kita merasa haus/ lapar, dan doa ini pula yang menutup puasa kita/ sesaat sebelum kita makan. Di sela-sela kesibukan sehari-hari kita dapat mengucapkan doa sederhana, “Ampunilah aku, ya Tuhan. Aku mengasihi-Mu, Tuhan Yesus. Mohon selamatkanlah …..” (sebutkan nama orang yang kita kasihi)
4. Berpantang, berarti kita memilih hal yang paling kita sukai, namun harus kita hindari . bingung ya?? Misalnya, seorang perokok akan pantang merokok, orang yang suka sambal akan pantang makan sambal, orang suka jajan akan berpantang jajan, orang yang suka buka Facebook akan pantang maen Facebook,, ini contoh loh.. hheee.. oh iya harus diingat bahwa Kita berpantang setiap hari Jumat sepanjang tahun lohhh..


5. Selain berpantang dan berpuasa dalam masa Prapaskah kita juga sebaiknya melakukan tindakan nyata amal kasih yang merupakan wujud pertobatan yang nantinya dapat bermanfaat bagi sesama. Tindakan amal kasih itu salah satunya diwujudkan melalui pengumpulan dana Aksi Puasa Pembangunan (APP).





6. Setiap umat beragama katolik yang sudah di baptis, wajib mengaku dosa-dosa beratnya sekurang-kurangnya sekali setahundan bagi yang sudah menerima komuni pertama wajib menyambut Tubuh Tuhan pada masa Paskah, kecuali bila ada alasan wajar.


7. Tidak ada larangan melangsungkan perkawinan dalam masa Prapaskah tetapi sedapat mungkin dihindari pesat meriah yang kurang sesuai dengan suasana tobat.



Nah itu dia ulasan saya mengenai hal-hal yang kita lakukan selama masa prapaskah, dan apa sih puasa dan berpantang bagi umat Katolik itu?? Semoga bermamfaat ya kawand..




Tidak ada komentar:

Posting Komentar